Pengetahuan
Rafik Haroune | Zakah.com·10 April 2026

Zakat atas Aset Kripto — Cara Menghitungnya dengan Benar (2026)

Zakat atas aset kripto dihitung berdasarkan nilai pasarnya saat ini, bukan berdasarkan harga beli awalnya. Karena mata uang kripto diperlakukan seperti uang tunai, seluruh kepemilikan Anda dimasukkan dalam perhitungan zakat setiap tahun.

Kripto telah mengubah cara pandang orang terhadap uang.

Namun, jika berbicara soal zakat, hukumnya sebenarnya sederhana.

Kamu memperlakukan kripto seperti uang tunai.

Aturan Utama

Jika Anda memiliki mata uang kripto, Anda wajib membayar zakat atasnya, sama seperti yang Anda lakukan terhadap uang di rekening bank Anda.

Tidak ada kategori khusus.

Cara Menghitung Zakat atas Aset Kripto

Anda menghitung berdasarkan:

  • Yang nilai pasar saat ini
  • Pada tanggal wajib zakat Anda

Bukan:

  • Untuk apa Anda membelinya
  • Bukan keuntungan Anda
  • Bukan investasi awal Anda

Contoh

Anda membeli kripto seharga $5.000.

Sekarang nilainya mencapai $12.000.

Anda wajib membayar zakat atas:

  • $12.000

Bukan $5.000.

Kripto apa saja yang termasuk?

Semua kepemilikan telah dimasukkan:

  • Bitcoin
  • Ethereum
  • Altcoin
  • Stablecoin

Jika sesuatu itu bernilai dan kamu memilikinya, itu sudah cukup.

Bagaimana dengan Investasi Jangka Panjang?

Tidak masalah jika:

  • Anda memegang posisi beli jangka panjang
  • Anda tidak berencana untuk menjual

Zakat didasarkan pada:

  • Kepemilikan dan nilai
  • Tidak berniat untuk menjual

Bagaimana dengan Kerugian?

Jika nilai aset kripto Anda turun:

  • Anda menghitung zakat berdasarkan nilai saat ini

Zakat disesuaikan dengan kekayaan Anda yang sebenarnya.

Kesalahan Umum

  • Membayar zakat berdasarkan harga beli, bukan nilai pasar
  • Mengabaikan kripto sepenuhnya
  • Hanya membayar setelah terjual
  • Menganggapnya sebagai aset jangka panjang yang dibebaskan dari pajak

Perhitungan Sederhana

  1. Cari tahu total nilai aset kripto Anda pada tanggal wajib zakat
  2. Tambahkan ke aset-aset Anda yang lain
  3. Kurangi utang jangka pendek
  4. Bayar 2,5%

Pikiran Terakhir

Kripto memang terasa baru, tetapi prinsip-prinsip zakat tidaklah baru.

Jika barang tersebut memiliki nilai dan Anda memilikinya, maka barang tersebut merupakan bagian dari kekayaan Anda.

Dan zakat wajib dibayarkan atas harta, bukan hanya uang tunai.